Menjaga Privasi Tanpa Harus Kehilangan Kenangan di Facebook

Pernah merasa takjub dan aneh saat kalian melihat iklan yang muncul di halaman web kalian adalah iklan tentang benda-benda yang memang kalian inginkan? Jangan heran, hal itu terjadi karena search engine dan browser yang kalian gunakan untuk melakukan aktivitas di internet merekam semua aktivitas kalian.

Jadi, saat kalian mencari benda-benda yang kalian idamkan di Google atau di e-commerce atau di tempat lainnya di Internet terbaca dan diolah sedemikian rupa hingga menghasilkan iklan yang sesuai dengan aktivitas terakhir kita.

Masih banyak orang yang belum penduli tentang keamanan dan privasi di dunia online. Malahan, mereka masih dengan sukarela memberikan informasi pribadi sebanyak-banyaknya ke berbagai platform, terutama media sosial, dan lebih spesifiknya adalah Facebook.

Semenjak tahu betapa berbahayanya informasi pribadi yang tersebar luas di dunia maya, saya mulai membatasi diri dan sebisa mungkin membersihkan jejak digital yang saya miliki, terutama di Facebook. Awalnya saya merasa ragu untuk menghapus semua postingan lama saya, karena seringkali merasa bahwa hal itu bisa menjadi mesin waktu yang membawa kita kembali mengenang hal-hal menyenangkan di masa lalu.

Opsi deactivate Facebook pun pernah saya lakukan dan hanya bertahan beberapa jam, karena saya masih butuh Facebook untuk main Candy Crush ☹, selain itu, banyak website yang saya sambungkan ke Facebook untuk login, sehingga dengan alasan-alasan tersebut saya masih belum bisa terbebas dari Facebook.

Meskipun demikian, upaya untuk membersihkan jejak digital dan informasi pribadi di Facebook harus tetap saya laksanakan. Ada beberapa cara yang kemudian saya lakukan dan saya rangkum di bawah ini:

  1. Download data Facebook

Sebelum bergelut untuk mengamankan privasi di Facebook, sebaiknya unduh dulu semua data kita yang ada di Facebook. Fungsinya untuk menyelamatkan semua kenangan yang pernah ada di sana. Hampir semua data aktivitas kita di Facebook, mulai dari postingan, foto, hingga daftar teman dapat kita unduh hanya dengan satu kali unduhan. Caranya dengan mengunjungi menu Settings > General Account Setting, dan klik link Download a copy of your Facebook data yang berada di bagian bawah.

Untuk mengunduh semua data membutuh waktu beberapa jam, tergantung dengan seberapa aktif kita di Facebook juga sih. Nanti akan ada notifikasi di email jika data kita sudah siap untuk diunduh.

 

  1. Ubah pengaturan privasi

Pada menu pengaturan atau Setting, kita bisa memilih menu Privacy. Di sana kita bisa mengatur kepada siapa saja aktivitas Facebook kita akan ditampilkan. Opsinya ada lima: Public, Friends, Friends except…, Specific friends, dan Only me. Untuk privat 100%, kita bisa memilih opsi ‘Only me’, atau agar moderat kita bisa memilih opsi lainnya selain ‘Public’.

Selain itu, kita juga bisa mengatur agar orang tidak bisa menandai kita dalam postingan atau foto secara otomatis dengan mengubah pengaturan pada menu Timeline and Tagging. Pilihlah opsi di Timeline menjadi ‘Only me’, hal ini berfungsi untuk membatasi siapa saja yang bisa mengirim postingan ke Timeline kita dan siapa saja yang bisa membaca kiriman orang lain.

Ubah juga opsi di Tagging menjadi ‘Only me’ agar tidak ada orang yang bisa melihat postingan apa yang ditautkan pada profil kita, sedangkan opsi di Review bisa diubah menjadi ‘On’ agar setiap tag pada foto dan postingan harus melalui persetujuan kita sebelum dipost di timeline.

Masih di menu Privacy, ada satu poin penting yang tidak boleh dilewatkan, yakni membuat profil Facebook kita agar tidak bisa muncul di mesin pencarian. Untuk ini, kalian cukup mengubah opsi ‘Do you want search engines outside of Facebook to link to your profile’ menjadi ‘No’.

  1. Remove aplikasi yang terhubung dengan Facebook

Pada menu Apps, kita bisa melihat aplikasi apa saja yang pernah kita gunakan dan diberikan izin untuk mengakses data-data yang ada di Facebook kita. Hapuslah aplikasi-aplikasi yang sudah tidak digunakan dan juga yang mencurigakan agar tidak bisa mengakses data Facebook kita lagi.

  1. Nonaktifkan Face Recognition

Ini ngeri sih kalau seseorang mengunggah foto, dan kita tiba-tiba ditandai karena ada kemiripan wajah, atau malah Facebook bisa mendeteksi wajah kita meskipun kita sendiri tidak sadar kalau itu wajah kita. hiii

  1. Hapus semua data di bagian About

Sebagai seseorang yang pernah hobi stalking, bagian About di Facebook bisa menjadi kunci untuk mengakses lebih banyak data pribadi seseorang di Internet. Oleh kerena itulah, jika tidak ingin mudah distalk oleh orang lain, sebaiknya memang SEMUA data-data di sini dihilangkan saja, demikian saudara-saudara.

  1. Hapus foto-foto dan remove tags

Langkah yang ini memang cukup ekstrem sih, tapi mau tidak mau harus dilakukan demi keamanan kita sendiri. Pernah dengar tentang teknologi AI yang bisa menggunakan wajah kita dan ditempelkan pada video porno? Nah, bukan tidak mungkin seseorang akan mengunduh foto-foto kita di Facebook dan menyalahgunakannya. Lagipula, kalau sudah melakukan langkah pertama yakni dengan mengunduh data di Facebook, maka foto-foto kita sudah selamat.

 

  1. Ubah pengaturan privacy foto

Oke, kalau misalnya belum tega untuk menghapus foto-foto di Facebook, kita bisa mengubah privasi semua foto dan album supaya hanya bisa dilihat oleh kita sendiri (Only Me). Intinya ini dilakukan demi mengantisipasi orang yang tidak dikenal menyalahgunakan foto yang kita unggah karena mereka bebas untuk melihat dan bahkan mengunduhnya dari Facebook kita.

((maaf tidak ada screenshoot-nya, karena semua foto dan album sudah dihapus he he))

  1. Unfriend orang-orang yang tidak dikenal

Dari ribuan Friends yang ada di Facebook-mu, ada berapa akun sih yang benar-benar kita kenal atau setidaknya memiliki mutual friend yang sama? Waktu awal-awal kehadiran Facebook, orang semacam berlomba-lomba untuk memiliki banyak Friends, sehingga permintaan pertemanan dari siapa saja langsug diterima tanpa kita tahu itu siapa. Saya pernah berada di posisi itu, sehingga jumlah teman saya sampai tiga ribuan. Karena merasa itu tidak berfaedah dan bahkan mengotori beranda karena banyak yang posting hal-hal yang tidak penting, kemudian satu persatu saya Unfriend. Tapi ternyata capek juga harus nge-unfriend sekian banyak orang secara manual dan akhirnya saya menggunakan aplikasi tambahan yang bisa diinstall di browser. Aplikasi ini memungkinkan kita untuk memilih banyak akun Facebook dan meng-Unfriend-nya sekaligus.

  1. Hapus semua postingan terdahulu

Kalian tahu kan ada fitur ‘On this day’ di Facebook yang sering mengajak kita bernostalgia melalui postingan dari beberapa tahun yang lalu. Kadangkala, postingannya memang menyenangkan seperti foto bareng bersama teman-teman, tapi seringkali sih yang muncul postingan-postingan alay yang kalau dibaca lagi bikin malu sendiri. Nah, untuk menghapus jejak digital seperti ini, sebaiknya semua postingan lama kita dihapus saja. Selain untuk menyelamatkan muka sendiri karena akan sangat memalukan jika ketahuan orang lain, hal ini juga lagi-lagi untuk mengantisipasi disalahgunakan orang lain. Kalian pernah lihat kan ada orang yang diserang karena misalnya ucapan mereka sangat kontradiktif dengan statusnya beberapa tahun lalu?

Untuk menghapus postingan lama, kita bisa masuk ke menu Activity Log, terus di bagian Filters bisa pilih Posts atau Posts You’re Tagged In, Lalu menghapus postingannya satu-persatu. Kita juga bisa memilih tahun pada bagian kanan, dan melihat tulisan apa saja yang kita post pada tahun tertentu.

Btw, bagian ini akan sangat melelahkan jika kalian termasuk pengguna Facebook yang hyperactive seperti saya di masa lalu. Karena itu, saya mencoba mencari apps atau Google Chrome Extension yang bisa menghapus postingan lama Facebook secara otomatis. Waktu itu saya coba aplikasi Social Book Post Manager Tapi hasilnya tidak terlalu memuaskan dan memakan waktu lama, tetapi lumayan daripada harus menghapus secara manual. Setelah menggunakan aplikasi itu, tiap harinya saya juga menghapus postingan yang masih muncul di Fitur On This Day secara manual.

Setelah semua langkah di atas dilaksanakan, kalian bisa melihat bagaimana hasilnya melalui fitur View As di halaman profile. Fitur ini memungkinkan kita melihat apa yang orang lain lihat saat membuka halaman profil Facebook kita, bahkan kita bisa melihat bagaimana Profil kita ditampilkan untuk orang yang spesifik melalui opsi View as Specific Person.

Demikianlah perjalanan saya menuju pembersihan diri jejak digital di Facebook, sekarang saya merasa sedikit bersih, tetapi perjuangan belum berhenti di sini, saya masih harus menghapus jejak-jejak di akun media sosial dan platform lainnya.

Yuk mulai peduli dengan privasi kita di Internet dan jangan memberikan TMI (Too Much Information) tentang data pribadi kita di dunia maya!

Share This:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.