N*****

“Nenden Sekar Arum!”, seseorang memanggil nama dari daftar presensi. “Wah, saya surprise loh, ternyata masih ada yang namanya Nenden,” imbuhnya berseloroh.⁣
*⁣
Saya paham mengapa dia cukup terkejut. Nama endemik sunda itu sudah sangat jarang digunakan. Meskipun Nenden memiliki arti yang baik (bangsawan), tampaknya orangtua zaman sekarang sudah enggan menggunakan nama ‘jadul’ tersebut untuk anaknya.⁣

Kalau kalian sempat menonton laporan Tirto yang berjudul “Di Balik Tren Nama Arab”, pasti bakal paham kalau orangtua zaman sekarang lebih senang menggunakan nama arab yang dianggap berkorelasi dengan Islam dan kesalihan.⁣
*⁣
Dulu, saya sempat minder punya nama Nenden, tapi menolak untuk dipanggil dengan nama belakang saya yang kearab-araban. Pasalnya, saya sering dibully dan nama saya sering dipeseletin.⁣

“Oh Nenden, awas jangan sampai huruf D-nya kelewat”. Ocehan yang biasanya diikuti dengan senyuman atau tawa itu masih sering saya dengar sampai sekarang.⁣

Saat saya masih duduk di bangku sekolah, candaan teman-teman sekelas kadang-kadang bikin saya naik pitam. Saya beberapa kali berantam dan adu pukul dengan anak paling badung di kelas karena hobinya mengejek nama saya.⁣
*⁣
Setelah hidup puluhan tahun dengan nama dan ocehan tersebut, sekarang semuanya berbalik. Saya sudah tidak jengah dengan nama pemberian bapak saya itu. Malah saya bangga, karena nama saya jadi unik dan sangat merepresentasikan suku keluarga saya.⁣

Orang jadi lebih mudah mengingatnya, meskipun mungkin korelasinya masih tetap pada pelesetan nama saya. Di lingkungan pergaulan dan profesional saat ini, cuma saya yang punya nama Nenden, jadi tidak ada risiko tertukar seperti nama lain yang sangat pasaran.⁣

Tapi, punya nama unik juga cukup merepotkan. Ketika googling potongan nama saya, kemungkinan besar akan langsung terhubung dengan data dan semua jejak digital yang saya torehkan di Internet.⁣

Karena sadar dengan risiko tersebut, pada momen tertentu saya menghindari untuk menggunakan nama depan dan memilih untuk menggunakan nama tengah atau belakang. Semata-mata supaya saya tidak mudah ‘ditemukan’.⁣

he he⁣

#30HBC20 #30HBC2013
#kejarsetoran