Segarnya Garang Asem RM Lestari Sumberlawang

Bingung memilih menu untuk makan siang? Jika sedang berada di daerah Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah, garang asem RM Lestari bisa menjadi pilihan yang pas. Rasanya yang segar bisa bikin mata menjadi melek di tengah panasnya cuaca di luar ruangan.

Garang asem yang menjadi salah satu menu andalan di rumah makan yang berada di Jl Solo – Purwodadi Km 30 itu memang tampak seperti garang asem biasa, racikan daging ayam yang diberi sayuran segar berupa tomat hijau, belimbing sayur dan cabai rawit, serta dibungkus dengan daun pisang. Tapi rasanya yang khas akan terasa ketika daging ayam dan kuahnya mulai menyentuh indra pengecap.

Tekstur daging ayam yang lunak, serta kuah bening yang segar menjadi paduan yang sempurna untuk memanjakan lidah. “Khas garang asem di sini kuahnya menggunakan santan kanil, bukan santan kental, oleh karena itu kuahnya jadi bening,” jelas Sri Rejeki, 43, pemilik RM Lestari.

Garang Asem RM Lestari Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah
Garang Asem RM Lestari Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah

Cara pengolahannya yang berbeda menjadi rahasia tersendiri untuk resep garang asem yang sudah diracik sejak empat dekade lalu. “Untuk memasak garang asem, kami masih menggunakan alat-alat tradisional berupa kayu bakar dan tungku, itu yang menimbulkan cita rasa yang khas,” jelasnya.

Bahan utama berupa ayam kampung pun tak sembarangan dipilih, melainkan menggunakan ayam kampung segar yang disembelih sendiri. “Semua ayamnya fresh, sebelum dimasak ayamnya diungkep dulu, setelah matang baru dikukus bersama bumbu-bumbu yang lain, jadinya lebih empuk,” paparnya.

Untuk mencicipi sajian istimewa di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Grobogan itu, cukup merogoh kocek Rp14.000 untuk tiap bungkus garang asem dan Rp3.000 untuk satu porsi nasi putih. Bagian ayam di garang asem Lestari itu pun bisa dipilih sesuai selera, mulai dari dada dan sayap, paha, atau hati-rempela dan jeroan.

Selain itu, penggunaan bahan-bahan alami menjadikan garang asem ini bisa tahan lebih dari dua hari, sehingga cocok untuk dijadikan sebagai oleh-oleh kuliner khas Sumberlawang bagi sanak-saudara di rumah. “Makin lama, malah makin enak. Karena bumbunya semakin meresap ke dalam ayamnya,” akunya.

Jadi bagi siapa saja yang penasaran mencicipi kesegaran garang asem lestari, bisa langsung meluncur ke Sumberlawang, jangan sampai kehabisan, karena tiap harinya lebih dari 50 bungkus garang asem ludes dinikmati para pelanggan RM Lestari.

 

versi lain dari tulisan ini telah dipublikasikan di Harian Solopos.

Share This:

Published by

Leave a Reply