Pecel Gendar Penawar Lapar dari Pasar Bunder

Menikmati kuliner enak tak selamanya harus merogoh kocek dalam. Karena banyak alternatif makanan murah yang cita rasanya tak kalah sedap. salah satunya pecel gendar Mbah Karni di Pasar Bunder, Sragen. Hanya dengan Rp1.000 per porsi, sudah mampu mengganjal perut-perut lapar.

Pecel gendar Mbah Karni merupakan menu makan siang yang mayoritas terdiri dari sayur-sayuran hijau, seperti tauge, kacang koro, bayem, kembang turi dan kacang panjang. Selain sayuran adapula tambahan seperti mie Jowo. Sayuran dan mie Jowo itu kemudian disiram oleh bumbu kacang encer yang dicampur dengan cabai, sehingga rasanya pedas.

Dengan rasa pedas tersebut, penikmat kuliner bisa merasakan kesegaran di siang hari yang panas. Salah satu hal yang membedakan pecel gendar dengan pecel lainnya adalah tambahan gendar, yaitu makanan yang terbuat dari nasi yang ditumbuk. Gendar tersebutlah sebagai pengganti nasi dan bisa menjadi penawar lapar.

Untuk menambah variasi makanan, pembeli bisa menambahkan tambahan lauk seperti tempe bacem, tahu gembus, tempe goreng dan tahu goreng. Yang membuat cukup mengejutkan, pembeli tidak dibebani tambahan biaya, sehingga hanya dengan Rp1.000 dapat mendapatkan Pecel Gendar lengkap dengan lauknya.

Pembeli tak hanya bisa membeli dengan harga Rp1.000 per porsi, tetapi bisa membeli sesuai dengan kebutuhan. Misalnya ingin membeli pecel gendar dalam jumlah banyak untuk sajian keluarga, Mbah Karni akan menambah porsi sayuran dan gendar sesuai dengan jumlah uang yang ditentukan pembeli.

Pecel gendar buatan Mbah Karni itu sudah ada di Pasar Bunder sejak 15 tahun lalu, dan sejak itu pula tiap harinya Mbah Karni bisa menjual lebih dari 100 porsi tiap harinya. “Tapi ya tetap tergantung laris atau tidaknya,” jelas Mbah Karni ketika berbincang di siang hari.

Mbah Karni biasanya mulai menjual makanan khasnya tersebut pada pukul 13.00 WIB sampai sekitar pukul 20.00 WIB di sebelah barat Pasar Bunder, di dekat terminal angkutan kota. Pembelinya tak hanya pengunjung Pasar Bunder, tapi banyak pula pelanggan yang sengaja datang hanya untuk menikmati makanan buatan perempuan berusia 60 tahun itu.

 

 

versi lain dari tulisan ini telah dimuat di Harian Solopos edisi Agustus 2012

Share This:

Published by

3 Replies to “Pecel Gendar Penawar Lapar dari Pasar Bunder

Leave a Reply