Perjalanan Seru Menyusuri Keajaiban Indonesia dengan Daihatsu Terios

“Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman,” – Koes Ploes

Sudah sejak lama orang percaya kalau Indonesia merupakan potongan surga yang jatuh ke bumi, pun saya yang ikut percaya akan hal itu, walaupun belakangan ini sempat terusik dengan kejadian-kejadian yang mencoreng predikat surga itu sendiri.

Namun, kepercayaan itu kembali menguat setelah Daihatsu dan Terios membuktikan surga di Indonesia masih tetap eksis melalui Terios 7 Wonders, Hidden Paradise pada 1-14 Oktober 2013 lalu.

Kagum dan iri, dua kata tersebut yang sepertinya mampu menggambarkan perasaan saya saat mengikuti bagaimana petualangan untuk menyibak dan memperlihatkan surga tersembunyi sepanjang Pulau Jawa – Pulau Komodo itu.

Saya kagum karena surga di Indonesia tak pernah habis, bahkan ada tempat yang sebelumnya tidak pernah saya dengar, tetapi semuanya indah! Di sisi lain saya sungguh iri terhadap rekan blogger yang beruntung mengikuti petualangan dahsyat itu. Apalagi sepanjang perjalanan menggunakan mobil SUV The New Daihatsu Terios, pasti sensasinya berbeda dengan perjalanan lainnya.

Di Desa Ranu Pani, Taman Nasiona Bromo-Tengger-Semeru | photo by: daihatsu
Di Desa Ranu Pani, Taman Nasiona Bromo-Tengger-Semeru | photo by: daihatsu

Perjalanan yang dilakukan dalam dua pekan itu mengajak tim Daihatsu, Jurnalis dan Blogger untuk mengunjungi Pantai Sawarna – Banten, Desa Kinahrejo – Gunung Merapi, Jawa Tengah, kemudian mengunjungi Tengger, Bromo dilanjutkan ke Taman Nasional Baluran.

Tempat kelima petualang dilanjutkan ke Sade Rambitan di Lombok yang terkenal dengan Suku Sasaknya, setelah itu tim bergerak ke Dompu Nusa Tenggara Barat dan terakhir megunjungi Pulau Komodo yang menjadi kandidat 7 Keajaiban dunia tahun 2012.

Masing-masing tempat yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut tentu saja memiliki keajaibannya tersendiri, kita bisa lihat dari tulisan para blogger yang mendeskripsikan bagaimana indahnya surga tersembunyi di Indonesia itu.

Jika saya mengamati dari berbagai artikel dari tulisan para blogger, bisa dirasakan bagaimana serunya perjalanan panjang itu. Kejadian demi kejadian, dari yang menyenangkan hingga mengharukan, dari yang panas hingga dingin semuanya campur aduk.

Apalagi pengalaman seru saat mendaki gunung terjal menggunakan Terios yang sempat membuat beberapa peserta khawatir dan deg-degan. Untungnya ketangguhan Daihatsu Terios bisa membawa mereka sampai dengan selamat ke tempat tujuan.

Menjajal Ketangguhan Daihatsu Terios

“Jalur pertama yang kami lalui adalah turunan yang begitu curam. Demi keamanan, SUV 7 seater ini dipacu perlahan. Pada setiap ruas jalan yang ‘mencurigakan’, pemimpin tim selalu memastikan tingkat keamanan medan bagi kendaraan.

Maklum, area bermain Terios kali ini dominan berpasir gembur. Bila salah menjejak, tentu bisa membuat karet bundar Dunlop Grandtrek ST20 235/60R16 yang disematkan pada kaki-kakinya kepater (slip/terjebak ‘lubang’).

Belum satu jam kami bermain-main, debu pasir yang mengepul di sepanjang medan offroad ringan lereng Merapi, kemudian menempel pada setiap inci eksteriornya, sudah membuat Daihastu Terios yang kami tumpangi tampak lebih garang khas petualang.

Padahal, pada awalnya, saya sangsi akan kemampuan Terios melahap jalur lereng Merapi. Namun setelah menempuh beberapa medan yang relatif berat barusan, saya cukup yakin, Daihatsu Terios memang ditujukan bagi sahabat petualang.

– simplyindonesia.wordpress.com

Tak hanya soal ketangguhannya, ternyata masih ada beberapa alasan lainnya kenapa Daihatsu Terios pantas disebut sebagai Sahabat Petualang. Simak saja tulisannya wiranurmansyah.com. Setidaknya dia menyebutkan 4 alasannya:

1. Body-nya kecil tapi macho
2. Super tangguh di segala medan
3. Ruang kaki lega
4. Built in GPS & Airbag

Selain itu, para peserta juga berbagi tips bagaimana caranya untuk berkendara secara aman jika sedang malakukan perjalanan panjang dalam iring-iringan konvoi. Seperti yang ditulis di blog backpackology.me, ada 7 poin yang harus diperhatikan saat konvoi, yaitu:

1. Utamakan keselamatan tiap unit
2. Jaga jarak aman
3. Rencanakan rute perjalanan dengan efisien
4. Batasi jam kerja sopir
5. Jaga batas kecepatan
6. Gunakan alat komunikasi
7. Toleransi

Nah, setelah melihat bagaimana serunya bagaimana perjalanan para peserta Terios 7 Wonders, Hidden Paradise, tak afdal rasanya kalau kita tidak menengok bagaimana indahnya objek-objek yang mereka kunjungi. So, di bawah ini beberapa deskripsi singkat mengenai ‘surga’ yang sempat mereka datangi.

Pantai di Desa Sarwana

Sawarna merupakan nama desa di daerah Banten, di sana terdapat banyak pantai indah, seperti Pantai Ciantir/Pasir Putih, Pantai Tanjung Layar, Pantai Legon Pari, dan Pantai Karang Taraje.

Pantai-pantai di Desa Sawarna adalah jenis pantai selatan yang berbahaya untuk dipakai berenang, namun cocok untuk dipakai surfing karena berombak. Jika anda membawa anak-anak, pastikan mereka bermain jauh dari bibir pantai.

Selain terkenal dengan pantai-pantainya, Sawarna terkenal dengan bentangan sawahnya yang hijau dan luas serta goa tempat peristirahatan kalelawar: Goa Lalay dan goa yang dulunya sempat menjadi tempat peristirahatan pasukan Jepang saat perang: Goa Langir. – Lucianancy.com

Desa Kinahrejo – Gunung Merapi

Desa Kinahrejo merupakan desa yang berada di garis terluar yang berbatasan langsung dengan Merapi. Sehingga saat erupsi Merapi pada 2010 desa tersebut terkena dampak paling parah.

Banyak bangunan yang menjadi korban dan sekarang hanya tinggal pasir dan bebatuan. Setelah 2 tahun dari kejadian itu, sekarang Desa Kinahrejo sering dijadikan sebagai objek wisata ‘bencana’.

Desa yang luluh lantah oleh abu merapi sudah disulap menjadi objek wisata. Puing-puing tak dibunag, mereka ditata rapi dan dijadikan musem, di mana pengunjung bisa menyaksikan sisa-sisa keganasan salah satu puncak abadi pulau Jawa ini. – wiranurmansyah.com

Tengger – Bromo

Di Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, ada sebuah desa bernama Ranu Pani. Di desa tersebut terdapat sebuah danau gunung di kaki Gunung Semeru. Tempat tersebut menjadi salah satu titik berangkat untuk mendaki Gunung Semeru.

Taman Nasional Baluran

Kawasan Taman Nasional  Baluran memiliki luas sebesar 25.000 Ha. Taman Nasional ini memiliki sekitar 444 jenis tumbuhan dan di antaranya merupakan tumbuhan asli yang khas dan mampu beradaptasi dalam kondisi yang sangat kering, dan juga terdapat 26 jenis mamalia, yang dikenal orang salah satunya hewan banteng.

Taman nasional yang berada di daerah Bayuputih, Situbondo, Jawa Timur ini juga sering disebut sebagai Africa van Java, karena ekosistem dan pemandangannya yang tidak jauh berbeda dengan Afrika, yang didominasi vegetasi sabana. – girisatrio.wordpress.com

Sade Rambitan – Lombok

Desa Sade Rambitan merupakan desa seluas 5500 m2 di Kabupaten Lombok Tengah. Desa ini terdiri dari 150 rumah yang menampung sekitar 700 orang. Karena lokasi yang sangat terbatas, bila ada keluarga baru maka dia harus keluar dari desa sehingga jumlah rumah di desa ini selalu tetap.

Dsa ini terletak persis di samping jalan raya Praya-Kuta, hanya berjarak 30 km dari Mataram. Dari Bandara Internasional Lombok, desa ini bisa ditempuh cukup dalam 20 menit dengan kendaraan bermotor. – backpackology.me

Pulau Komodo

Pesona Komodo sebagai hewan purba telah diakui dunia dengan terpilihnya Taman Nasional Komodo sebagai The New 7 Wonders. Namun jangan salah, Komodo tidak hanya terdapat di Pulau Komodo, namun juga di Pulau Rinca. Pulau ini lebih kecil dan konon komodo liar lebih mudah ditemukan. – backpackology.me

Inilah 7 Blogger yang beruntung menjadi peserta Daihatsu 7 Wonders – Hidden Paradise

Keindahan tentu saja tak hanya di dapatkan di 7 tempat tersebut, di sepanjang perjalanan pun keindahan tak pernah luput dari pandangan, dan perjalanan akan mendekatkan. Saya yakin dengan kalimat itu. Apalagi perjalanan panjang yang dilalui bersama-sama bisa membuat ikatan pertemanan dan persahabatan yang baru, seperti Daihatsu dan para blogger tersebut. Tentu itu tak hanya terkaan saya saja, lihat saja kutipan di bawah ini yang saya ambil dari tulisan blog salah satu peserta Terios 7 Wonders, Hidden Paradise:

“Usai sudah petualangan bersama para sahabat baru. Baik blogger, media, driver maupun tim pendukung. Selama 14 hari kita bersama, baik suka maupun duka. Baik saat lapar ataupun kenyang. Saat segar maupun lelah. Saat ganteng maupun jelek. Semua kita lalui bersama. Pasti kita semua merindukan saat-saat seperti ini.” – Harris Maulana

Ah, saya jadi sangat iri sekaligus bangga pada mereka, semoga suatu saat dewi fortuna akan menghampiri saya dan mengajak saya untuk masuk dalam tim hebat Terios 7 Wonders di kesempatan lainnya.

Selamat Daihatsu Terios, tetaplah menjadi sahabat para blogger dan eksplorasi keindahan Indonesia!

 

 

 twitterios7wonders

Share This:

Published by

1 Reply to “Perjalanan Seru Menyusuri Keajaiban Indonesia dengan Daihatsu Terios

Leave a Reply