Hal-hal yang Membuat Bersyukur Hidup di Birmingham

Menapaki bulan keempat hidup di Birmingham, rasanya saya semakin betah meskipun cuacanya benar-benar kurang cocok bagi para manusia tropis. Pasalnya, cuaca di sini sangat labil, pagi bisa saja cerah ceria, kemudian siang tiba-tiba hujan tipis dibumbui dengan angin yang dinginnya menusuk tulang. Tetapi, selama kita bisa mempersiapkan diri, mulai dari menggunakan pakaian yang hangat, melengkapi diri dengan payung, hingga rutin cek weather.com semuanya bisa teratasi.

Jujur, di awal-awal saya merasa hidup di Birmingham, tepatnya di Selly Oak – daerah tempat mayoritas mahasiswa University of Birmingham tinggal – cukup membosankan. Enggak ada convenience store yang buka 24 jam dan bisa ditongkrongin seperti Sevel di Jakarta. Enggak ada hiburan yang mudah dijangkau, adapun bioskop dan mall adanya di kota [baca: City Centre] yang harus ditempuh naik bus sekitar 20 menit atau kereta sekitar 10 menit (relatif dekat sih, tapi ongkosnya bisa buat makan sekali).

Selly Oak

Tapi, lama-lama saya malah banyak bersyukur. Dengan kelakuan saya yang selama di Jakarta hobi foya-foya (sering nonton ke bioskop, karaoke, nongkrong di coffee shop/cafe) saya malah enggak kebayang kalau harus hidup benar-benar di tengah kota, bisa-bisa jatah bulanan saya bisa habis hanya dalam waktu beberapa hari.

Karena hidup jauh dari akses ke hiburan, mau enggak mau saya harus mencari aktivitas lain, dan akhirnya perpustakaan menjadi tempat berlabuh. Hampir setiap hari saya menyambangi perpustakaan baru UoB, bahkan beberapa kali menginap di sana demi mengejar deadline tugas.

Dan berikut ini beberapa hal yang akhirnya membuat saya merasa bersyukur dan bahagia hidup di One of The Most Vibrant Cities in UK ini.

Kota yang Kondusif

Birmingham adalah kota yang sangat kondusif yang memungkinkan warganya untuk melakukan aktivitas yang mereka inginkan secara nyaman. Misal saja, untuk yang ingin belajar, banyak kampus yang tersebar di kota terbesar kedua di UK ini. Mayoritas area di kampus (khususnya di sekitar University of Birmingham) sangat mendukung mahasiswanya untuk bisa belajar dengan baik karena jarak kampus yang mudah ditempuh, serta ada banyak ruang publik yang bisa digunakan untuk belajar bersama. Bahkan, terdapat Libray of Birmingham di pusat kota yang diklaim sebagai Perpustakaan Umum terbesar di UK.

Library of Birmingham

Di sisi lain, bagi yang ingin belanja, Birmingham adalah salah satu surganya Shoping! Ada tiga mal mega besar (mungkin terbesar yang pernah saya lihat di UK) bisa menjadi tujuan untuk menghabiskan uang: Selfridges, Bullring, dan Grand Central. Di dalam mal tersebut banyak toko-toko lucu yang bisa dikunjungi untuk menyuapi insting hedonisme para masyarakat yang kelebihan uang.

Pun, bagi yang ingin melepas penat, Birmingham menyediakan berbagai macam tempat rekreasi. Mulai dari kanal -yang ga kalah dari Venice-, Cadbury World bagi pecinta cokelat, pub dan club bagi yang suka bersosialisasi, Winterbourne Garden bagi yang ingin ngeteh-ngeteh cantik ala Inggris, hingga Beacon Hill Toposcop buat yang suka dengan pemandangan kota dari atas bukit. Tidak ketinggalan, Hypodrome, Town Hall, dan Birmingham Art Gallery bagi Si Artistik.

Biaya Hidup Relatif Murah

Siapa bilang hidup di UK mahal? Di Birmingham, hal tersebut sedikit demi sedikit bisa terbantahkan. Puji syukur kepada ALDI yang menyediakan bahan makanan murah. Misalnya, untuk telur selusin harganya cuma 1GBP, beras 1 Kg seharga 0.4 GBP, 400 gr jamur harganya 0.8 GBP, susu, keju dan buah-buahan juga murah banget. Pokoknya, buat anak kos yang rajin masak dan super hemat, belanja 10 GBP bisa cukup untuk satu minggu. Itu pun sudah mencakup menu 4 sehat 5 sempurna.

Sementara itu, buat masyarakat yang agak kurang rajin (seperti saya) dan hobi makan di luar, pilihan makanan dan harganya juga cukup bersaing. Dengan modal 3 GBP saja bisa kenyang makan ayam plus kentang goreng, atau kalau mau masakan China, modal 5 GBP bisa buat makan dua kali. Harga makanan seperti ini sulit saya temukan di kota-kota lain yang pernah saya kunjungi, seperti Ediburgh, Aberdeen, hingga London (pastinya).

Dan, satu lagi fakta mencengangkan, Birmingham punya restoran All-You-Can-Eat paling murah yang pernah saya temukan selama ini! Hanya 5 GBP kita bisa makan sepuasnya. Berdasarkan suvei yang saya lakukan, restoran all you can eat di kota lain harganya mulai dari 6.5 GBP hingga belasan GBP (Glasgow 7 GBP, Nottingham 7 GBP, Coventry 7 GBP, Manchester 6.5 GBP, London minimal 10 GBP). So, gak ada alasan untuk menobatkan Birmingham sebagai kota dengan biaya hidup yang paling murah (dengan standar sebagai kota terbesar kedua di UK).

Transportasi Mudah

Ya! Transportasi umum di Birmingham bisa dibilang sangat nyaman dan memiliki rute yang sangat luas. Kita bisa menggunakan kereta overground, bus kota, hingga tram. Atau, mau pakai transportasi privat juga bisa, mulai dari cab atau taxi, serta uber (yang gak ada di Aberdeen HAHA).

Semua moda transportasi memiliki jadwalnya sendiri, yang waktu keberangkatannya berselang sekitar 5 menit hingga 15 menit. Jadi, tidak usah panik kalau ketinggalan bus atau kereta, karena tanpa usah menunggu lama, angkutan lainnya akan datang menghampiri. Jadwal transportasi yang cukup akurat juga bisa dengan mudah kita akses (misal via google map) sehingga bisa membuat kita memperkirakan kapan harus bersiap-siap dan kapan mulai jalan ke stasiun atau bus stop.

Perlu diakui, untuk bus ongkosnya cukup mahal jika dibandingkan dengan kota-kota lain. Di Birmie, ongkosnya per orang sekali naik (single) itu 2.20 GBP dan sedihnya tidak ada harga khusus buat student, sedangkan untuk all-day ticket (bisa dipakai seharian naik-turun bus tak terbatas) seharga 4.10 GBP.

Padahal di kota lain harganya bisa lebih murah dari itu, dan ada opsi buat student yang cuma 1 GBP sekali naik. Tapi, jangan sedih, Birmingham sangat memfasilitasi buat penumpang rombongan. Pasalnya, ada opsi tiket Group Day-Saver yang harganya 8 GBP yang bisa dipakai untuk 5 orang seharian! Ini opsi tiket yang belum pernah saya temukan di kota lain.

Sementara itu, harga tiket kereta dan trem dihitung progresif sesuai jarak dari stasiun keberangkatan hingga tujuan. Tetapi, ya kelemahannya adalah tidak bisa menjangkau semua tempat di Birmingham. Jadi, pilihannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita.

Tram

Satu hal lagi yang hampir luput saya jelaskan bahwa Birmingham punya International Airport! Yak, jadi kalau mau ke luar negeri atau balik ke Indonesia, enggak usah repot-repot ke London dulu, banyak penerbangan langsung yang bisa dipilih dari Birmingham. *bangga*

Lokasi Strategis

BTW, semua sudah tahu kan sebenarnya di mana letak Birmingham berada? Atau malah ga ada gambaran dan yang terbayang hanya letak Inggris saja yang berada di utara Eropa daratan? Nah, biar saya jelaskan supaya ada gambaran sedikit. Birmingham terletak di West Midlands, yakni berada di tengah-tengah Inggris. Karena letaknya di tengah-tengah, membuat Birmingham mudah diakses dari kota lain di Inggris.


Silakan dilihat peta di atas, sudah sangat jelas bahwa Birmingham tepat berada di Centre of England, bahkan pas banget di tulisan England di peta (haha). Nah, setelah melihat pin merah di atas, coba lihat sekelilingnya, London, Oxford, Cambridge, Manchester, Liverpool, Cardiff, dan kota ‘terkenal’ lainnya di Inggris tersebar dengan jarak yang tak jauh dari Birmingham.

Hal ini tentunya menjadi salah satu keuntungan bagi orang-orang yang suka jalan-jalan ke tempat mainstream, karena untuk mengakses tempat-tempat tersebut hanya membutuhkan waktu maksimal tiga jam, sehingga dengan sangat mungkin bisa mengunjungi kota baru tiap pekan dengan konsep day-trip.

Nah, apalagi yang kurang dari Birmingham ya? Kayanya kalau saya bikin lebih detail, tampaknya akan membuat artikel ini menjadi tulisan paling panjang yang pernah saya tulis. Untuk itu, sebaiknya saya akhiri saja sampai di sini. Kalau enggak percaya dengan yang saya utarakan di atas, gak ada salahnya loh buat datang dan mencoba langsung ke sini.

So, untuk penutup, berikut video amatir ala-ala buatan saya yang sok-sokan mau bikin vlog tapi gagal. HAHA.

Share This:

Published by

4 Replies to “Hal-hal yang Membuat Bersyukur Hidup di Birmingham

  1. Assalamualaikum, semoga sihat2 selalu. Bolehkah kiranya saya ingin menanyakan beberapa soalan tentang akomodasi khusus untuk family di sana? Insyaallah, mungkin saya dan family akan kesana ?

Leave a Reply