Daffodil dan Awal Baru

Ada yang pernah mendengar kata Daffodil? Atau tahu nama bunga tersebut? Ada hal menarik yang ingin saya jelaskan tentang bunga yang berwarna cerah tersebut dan hubungannya dengan awal baru.

Daffodil (Narcissus) merupakan bunga kelahiran untuk bulan Maret, alias orang-orang yang lahir pada Maret disandingkan dengan bunga ini (kalau mau tahu bunga-bunga kelahiran lainnya bisa cek di sini). Daffodil juga diidentikan dengan simbol awal yang baru atau perubahan, serta kelahiran kembali. Pasalnya, bunga ini merupakan bunga pertama yang mekar saat musim semi.

Ya, saat kalian sudah bisa melihat Daffodil ini bermekaran, berarti musim dingin sudah sampai ujung dan musim semi sudah siap menyambut di depan mata. Bukankah ini juga berarti bahwa Daffodil merupakan pembawa kabar gembira karena mengabarkan bahwa musim yang kelabu akan segera sirna dan tergantikan oleh musim yang penuh warna?

Musim semi, kebahagiaan, penghargaan, dan persahabatan adalah makna lain dari bunga yang termasuk keluarga Amaryllidaceae ini. Sebagai pemilik bunga lahir ini, pesan-pesan tersebutlah yang tahun ini (dan selamanya) ingin saya terus tumbuhkembangkan dalam hidup saya.

Dilahirkan pada Maret, bisa jadi sebagai pertanda bahwa saya diharapkan untuk menjadi pembawa perubahan dan permulaan. Frasa ‘membawa perubahan’ memang terdengar sangat berat. Kesannya seperti pahlawan super yang harus bisa mengubah keadaan dari yang bermula terpuruk, menjadi sesuatu yang sejahtera.

Tentu saya pun mencita-citakan hal tersebut. Menjadi orang yang bisa memberikan aura positif ke sekelilingnya, dan berkontribusi kepada komunitas dan masyarakat. Tapi, rasa-rasanya hal itu masih sangat sulit tercapai jika targetnya adalah langsung memberikan perubahan yang besar dan signifikan.

Namun, saya sangat menyukai ide dari Ghandi ini: “If you want to change the world, start with yourself”. Atau, kalau kata Aagym mah 3M: Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, dan mulai saat ini. Sedikit demi sedikit saya pun mulai ‘memoles’ diri, atau lebih tepatnya mengubah cara berpikir dan cara pandang saya dalam melihat dunia.

Menjelang usia tiga dekade yang tinggal beberapa tahun lagi, saya merasakan banyak hal yang masih harus diubah dalam hidup ini. Mulai dari hal tetek-bengek yang remeh-temeh, sampai hal yang mendasar bagi sebagian orang. Mulai dari urusan menaruh kunci rumah, hingga mengubah prioritas hidup.

Maka oleh sebab itu, di awal musim ini, di awal yang baru ini, saya berusaha untuk menjadi orang yang ‘dilahirkan kembali’. Diharapkan semua hal-hal yang kurang baik bisa diubah untuk menjadi lebih baik. Misalnya saja dari pola tidur yang saat ini benar-benar tidak beraturan, sedikit-demi sedikit mulai dijaga polanya: tidur lebih cepat dan bangun lebih awal.

Lebih toleran dan bijak dalam melihat semua masalah pun jadi prioritas utama di tahun ini. Bagaimana saya harus bisa menilai segala hal tak cuma dari satu sudut pandang, mencoba untuk memakai sepatu orang lain dalam menilai sebuah keadaan.

Dan, perubahan lainnya yang ingin saya dapatkan dari tahun ini adalah perubahan status. Status gelar pendidikan maksudnya, bukan status lainnya yang cukup sensitif bagi sebagian orang. Jika ditulis satu per satu daftar ‘perubahan’ yang ingin saya lakukan pada tahun ini, saya yakin akan lebih panjang daripada jumlah belanjaan bulanan saya di Aldi.

Untuk itu, saya mohon dukungan dari teman-teman semua agar saya bisa terus menjaga kesehatan dan menjaga komitmen saya demi masa depan yang lebih cerah. Horas!

Selly Oak,
4 Maret 2017

Share This:

Published by

3 Replies to “Daffodil dan Awal Baru

Leave a Reply