Apa yang Harus Dilakukan Sesampainya di Birmingham?

Beberapa bulan lagi calon mahasiswa baru yang melanjutkan kuliah di Inggris, atau Birmingham khususnya akan segera memulai pengalaman baru. Rasa senang dan bahagia bercampur kegelisahan dan kerisauan sudah pasti hadir di dalam hati. Di satu sisi tak sabar ingin segera menginjakkan kaki di belahan bumi yang lain, di sisi lainnya gundah gulana akan hal-hal baru yang akan ditemui.

Nah, pada tulisan kali ini saya bakal sedikit berbagi ‘panduan’ tentang apa saja yang harus dilakukan sesampainya di kota terbesar kedua di United Kingdom :D.

#1 Bersyukur

Setelah melakukan perjalanan udara yang menempuh waktu belasan jam, hal pertama yang harus dilakukan adalah bersyukur karena telah mendarat dengan selamat dan sehat di belahan bumi lainnya yang jaraknya beratus-ratus kilometer dari Indonesia!

Oh ya, satu tips untuk menghadapi imigrasi adalah dengan membawa pen untuk mengisi formulir kedatangan, serta siapkan cetak CAS dan LOA dari universitas di samping passport dan dokumen perjalanan lainnya. Hal ini akan diminta saat melalui gate imigrasi di bandara.

#2 Menuju akomodasi

Untuk menuju rumah, ada berbagai alternatif transportasi yang bisa dipilih mulai dari kereta, bus, hingga uber atau taksi. Salah satu transportasi yang paling direkomendasikan adalah dengan menggunakan kereta. Untuk tutorial lengkap bagaimana cara dari Birmingham International Airport menuju University of Birmingham/Selly Oak bisa disimak di video berikut:

#3 Unpacking dan aklimatisasi

Sesampainya di rumah, kalian bisa beristirahat sebentar terus melakukan unpacking barang bawaan. Sebaiknya lebih cepat lebih baik untuk dilakukan, selain supaya semua segera berada pada tempatnya, hal ini juga bisa mencegah kalian untuk tidur supaya terhindar dari jetlag. Ya, sebaiknya jangan tidur sesampainya di sini dan hanya tidur saat jam tidur di Birmingham.

Selain itu, jangan dibiasakan untuk menggunakan pakaian tebal/hangat. Jika kalian sampai pada September, di Birmingham masih peralihan dari musim panas ke musim gugur. Rata-rata suhu masih berkisar 20-an derajat celcius, meskipun terlihat jauh lebih rendah dari suhu rata-rata di Indonesia, tetapi udara di sini cukup ‘ngaheab’ alias panas. Supaya badan beradaptasi pada suhu dingin, saya selalu sarankan agar gunakan pakaian biasa saja jika cuaca di luar belum benar-benar dingin atau sampai menggigil.

catatan: saya cukup sukses melakukan aklimatisasi pada tahun lalu, sehingga saya tidak terlalu menderita saat musim dingin.

#4 Kenali lingkungan sekitar

Aktivitas lain supaya kita tidak tidur adalah dengan berjalan-jalan. Mulailah untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar. Lebih baik jika bisa langsung mengidentifikasi fasilitas-fasilitas umum yang dibutuhkan, seperti supermarket, apotek, kampus, stasiun, bus stop, hingga GP (general practicioner) alias Puskesmas.

sunday morning in selly oak ­čÖé

A post shared by Nenden Sekar Arum (@nendensan) on

#5 Berburu SIM Card dan BRP

Sambil mengeksplorasi lingkungan sekitar, kalian bisa mampir ke supermarket terdekat untuk membeli SIM Card. Saya yakin ini merupakan salah satu hal paling urgent untuk segera didapatkan. Kalian bisa membeli kartu dan top up pulsa di tempat yang sama. Pilihan providernya juga banyak mulai dari Vodafone yang premium hingga Giffgaff yang cocok untuk kantong mahasiswa. (bahasan lebih lengkap akan diulas di postingan yang berbeda)

Jika masih punya energi dan koneksi internet untuk buka Google Map, kalian bisa langsung menuju Kantor Pos (yang kalian pilih saat apply visa) untuk mengambil BRP. Syaratnya cuma membawa surat yang kalian dapat saat visa granted. Tapi hal ini tidak bergitu mendesak, jadi bisa dilakukan beberapa hari ke depan.

#6 Beradaptasi dengan waktu

Salah satu hal yang paling terasa sangat berbeda sesampainya di sini adalah tentang waktu. Saat awal-awal kalian datang, jam 8 malam biasanya masih terang benderang. Hal ini tentunya bikin jam biologis kacau balau. Jangan khawatir, nikmati saja prosesnya. Saya yakit jetlag pasti ada, tapi semoga tidak terlalu parah. Tahun lalu saya butuh sekitar tiga hari supaya jam biologis bisa sesuai dengan waktu UK. Awalnya pasti sore-sore sudah ngantuk, dan kebangun jam 2 atau jam 3 malam (waktu bangun tidur di Indonesia). Kalau misalnya hal itu terjadi, sebaiknya tahan rasa ngantuk dan hanya tidur saat langit sudah gelap. Jika kalian terbangun dini hari, yasudah nikmati saja. Lakukan aktivitas yang bisa kalian lakukan, misalnya salat malam, membaca buku, atau meniru yang saya lakukan dulu: menulis blog :).

Sekian dulu untuk postingan kali ini, di postingan selanjutnya saya akan membahas tentang dokumen-dokumen penting apa saja yang perlu kalian urus selama di Birmingham.

Good luck!

Share This:

Published by

Leave a Reply